Cengkeh sebagai Obat


Cengkeh bahan obat sakit gigi,
sakit kepala,pegal linu, lemah syawat

Oleh : Tarmizi, BSc, S.Pd

Cengkeh Syzygium aromaticum L termasuk dalam Familia Myrtaceae. Di IndonesiaSumatera disebut Bungeu lawang, bunga lawang, singke, bunga lasang, sake, kembang lawang, cengkeh, bunga cangkeh, cangkih. Orang Jawa menyebutnya Cengkeh, cengke. Masyarakat di Nusatenggara mengenalnya sebagai :Cengkeh, wunga lawang, cangke, singke, palasenge, sengke. Penduduk di Sulawesi menamakannya Bunga rawan, single, bunga lawang, hungo lawa, cangke, cengke. Orang di Maluku menyebutnya Poirawane peela ano, pualawane, perawano, bung lawa, gomode, bululawa, buwalawa, gomede. Cengkeh memiliki berbagai sebutan dengan Nama daerah. Di

Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) juga punya Sinonim yaitu; Eugenia aromatica L. dan Eugenia cayyophyllata Thumb. Para ahli jamu menyebut Cengkeh dengan nama simplisia Syzygii Flos, Caryophylli Flos, yaitu Bunga Cengkeh. Kandungan kimia Kuncup bunga cengkeh antara lain :Minyak atsiri, zat samak, lendir, lemak dan malam.  Kegunaan Kuncup bunga cengkeh antara lain untuk: mengurangi rasa nyeri, peluruh haid, peluruh kentut, pencegah mual, penambah nafsu makan, penurun panas.

Tidak seperti obat modern yang bertujuan tunggal, senyawa misterius dalam cengkeh lebih berfungsi sebagai obat mujarab

(mangkus) yang menangkal terjadinya perusakan sel.

Sakit Gigi

Jika sakit gigi tidak segera diatasi, dapat mengganggu aktivitas, karena sakit gigi juga akan menimbulkan gangguan-gangguan yang lain, seperti: sakit kepala, tidak nafsu makan, tidak bisa tidur, emosi meningkat, dan lain-lain.

Lubang kecil di gigi merupakan tempat yang aman bagi kuman- kuman untuk berkembang biak. Ini juga menyebabkan bau yang tak sedap. Hal ini lebih sering terjadi pada orang muda. Penyebabnya tak lain karena adanya gigi yang tidak teratur susunannya dan tidak dibersihkan dengan baik. Tonsil yang sakit dan infeksi tonsil pada hulu kerongkongan dan sinus-sinus, kemungkinan juga memegang peranan dalam hal ini. Juga dapat disebabkan karena adanya radang lambung, atau dari makanan yang dicerna dengan cara yang serampangan.

Penyebab:

Sakit gigi disebabkan oleh lapisan email, terkikis. Menipisnya lapisan email menyebabkan gigi menjadi rentan terhadap perubahan suhu makanan atau minuman sesuai dengan suhu tubuh. Rasa sakit dapat juga terasa karena adanya lubang pada gigi, sehingga saraf gigi menjadi rusak yang kemudian menimbulkan rasa sakit yang terus menerus.

Pengobatan:

  • Cengkeh secukupnya disangrai hingga hangus kemudian digiling halus. Masukkan pada gigi yang berlubang lalu ditutup dengan kapas.
  • Cabai hijau dipotong ujungnya sedikit kemudian dibakar. Setelah panas, cabai ditempelkan pada bagian gigi yang sakit.

Pilih satu resep tersedia dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan gangguan yang paling umum terjadi pada setiap orang dan merupakan gejala yang paling mendasar dari suatu penyakit, misalnya gangguan pembuluh darah.

Sakit kepala migren merupakan gangguan yang berhubungan dengan keturunan. Sakit kepala migren terasa sakit berdenyut-denyut dan menyentak-nyentak.

Rasa sakit pada sakit kepala Muster sangat hebat, yang menyerang pada satu sisi kepala, terutama di belakang mata. Rasa sakitnya merata dan terus menerus dan lamanya serangan 1/2 menit hingga 2 jam.

Penyebab:

Sakit kepala kronis disebabkan oleh ketegangan atau kontraksi otot yang disebabkan oleh stres, kelelahan, haid, dan lain-lain.

Sakit kepala jenis migren dan Muster disebabkan oleh terjadinya pelebaran atau peradangan pembuluh darah di sekitar otak.

Pengobatan:

  • Cengkeh, kayu manis, biji pala, dan merica, masing‑masing secukupnya, dihaluskan hingp menjadi bubuk. Seduh bubuk tersebut dengan 1/2 gelas air panas, disaring, kemudian airnya diminum.
  • 25 gram kencur dan 15 gram jahe direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.

Pilih satu resep tersedia dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Pegal Linu

Pegal linu merupakan gangguan yang sering kali terjadi pada orang tua. Rasa pegal linu sering menyerang pundak, leher, dan lengan. Pegal linu timbul ketika otot meregang.

Penyebab:

Meregangnya otot dapat disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan secara tidak benar, seperti: duduk dengan posisi yang sama dalam waktu lama, makan secara berlebihan, mengangkat benda terlalu berat, atau kurang berolahraga. Stres, emosi, daii ketegangan juga dapat menjadi pemicu timbulnya pegal linu.

Pengobatan:

  • 10 butir cengkeh, 15 biji merica, dan 30 gram daun belimbing wuluh yang masih muda digiling hingga lialus. Tambahkan cuka secukupnya lalu dibalurkan pada bagian yang sakit.’
  • Sereh segar secukupnya beserta akarnya dan 15 gram jahe merah direbus dengan air secukupnya. Gunakan airnya untuk mandi (air hangat).

Pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Lemah sahwat

  • Sediakan 5 biji kemukus, ½ jari rimpang jahe, 1 jari batang serai, 5 butir cengkeh, ½ butir buah pala, ½ jari kayu manis, 4 lembar daun jeruk purut, gula enau secukupnya. Semua bahan dipotong-potong dan drebus dengan 5 gelas air dan biarkan mendidih hingga tinggal airnya 3 gelas. Setelah disaring, airnya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 3 kali sehari.

Cengkeh

Cengkeh (Eugenia aromatica (L.) Mer et Prry) = Ting hsiang dengan Nama Simplisia: Syzygii flos atau caryophylli flos (bunga cengkeh).

Sosok Tanaman cengkeh

Tanaman rempah, asli di Maluku, ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan atau dikebun, tetapi umumnya dibudidayakan. Cengkeh tumbuh baik pada iklim tropis, tanah subur dengan drainase baik dan tidak tahan terhadap genangan air, serta tumbuh pada ketinggian  1-900 m di atas permukaan laut.

Pohon cengkeh bisa mencapai tinggi 5-10.m, percabangan banyak mulai dari bawah. Batang bila dimemar berbau harum. Daun tunggal, bertangkai, tebal seperti kulit. Helaian daun bulat telur sampai lanset memanjang, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, tulang daun menyirip, permukaan atas mengkilap, panjang 6-13,5 cm, lebar 2,5-5 cm, warnanya hijau, bintik-bintik kelenjar yang tembus cahaya. Panjang tangkai daun 1-2 Cm. Daun muda warnanya hijau muda atau coklat muda, tergantung varietasnya. Bunganya bunga majernuk dalam malai rata, yang keluar dari ujung-ujung ranting. Jumlah bunga pada tiap malai 3-21 bunga. Daun mahkota berbentuk tudung, bulat lingkaran, kemerahan, panjang 4-5 mm, rontok awal. Warna bunga mula-mula hijau muda, kemudian kuning pucat dan akhirnya merah, lazimnya hanya pada puncak kelopak, kadang-kadang menyeluruh. Buahnya buah buah buni memanjang sampai bentuk bulat telur sungsang, panjang 2-2,5 cm, warnanya merah gelap sampai ungu tua. Biji  kecil, diameter sekitar 4 mm, warnanya coklat muda.

Ada bebrapa macam kultiivar cengkeh yang ditanam di Indonesia, seperti sikotok, siputih, zanzibar. Tunas bunga yang,dikeringkan dikenal dengan nama cengkeh. Dipakai antara lain untuk bahan penyedap rokok. Minyak cengkeh dapat dihasilkan dari penyulingan srbuk kuntum cengkeh kering (clove oil), serbtik tangkai kuntum cengkeh kering (clove steam oil) dan daun cengkeh (clove leaf oil), yang banyak digunakan oleh dokte gigi sebagai penghilang rasa sakit, digunakan dalam industri farmasi, penyedap masakan dan weawangian.

Perbanyakan dengan biji,

SIFAT KIMIAW DAN EFEK FARMAKOLOGIS:

Hangat, rasarrya tajam. Menghangatkan tubuh, stimulan, aromatik, antiseptik, peluruh kentut (karminatif), anestetik lokal, menghilangkan kolik (antispasmodik), obat batuk.

KANDUNGAN KIMIA:

Minyak atsiri 16%-20%, mengandung eugenol 70%-85%, asetil eugenol, a,b-kariofilen furfural, eugenin, eugenitin, isoeugenitin, isoeugeditol, oleanolic acid.

BAGIAN YANG DIPAKAI: Kuncup bunga.

KEGUNAAN: Sakit perut, mulas dan mual.  Muntah karena lambung dingin.  Kecegukan (hiccups).  Rasa sakit di dada dan perut Sakit gigi.  Batuk.  Lemah syahwat.

PEMAKAIAN: Untuk minum: 1-5 g, setiap kali pakai, Sehari 3-4 kali.

Pemakaian luar: Dibuat serbuk, minyak atau saleb. untuk pemakaian setempat seperti obat gosok untuk perut mules, beri-beri, suara serak, rematik, dsb.

CARA PEMAKAIAN:

  • Sakit gigi

(1) Gigi yang berlubang disurnbat dengan Kapas yang taIah ditetesi dengan minyak cengkeh.

(2) 10 butir cengkeh disangrai sampai hangus, Ialu digiling halus, Masukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas.

Perut mulas sewaktu  haid. 7 butir ketumbar, 1/2 jari rimpa.ng kunyit, 1/2 butir buah Pala dan 2 butir cengkeh. Cuci dan potong-potong seperlunya, lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa. 1 gelas. Hangat-hangat, disaring, lalu diminum.

Rematilk,pegal linu: 3 genggarn daun muda betirnbing wuluh, 10 butir cengkeh. 15 butir merica dicuci lalu dRumbuk sampai halus.. Tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubu.r. Oleskaff ditempatYang n)(eri.

Ramuan penghangat badan : 1/2 jari rimpang jahe, 1 jari batang serai, 5 butir cengkeh, 1/2 butir bualh Pala, 1/2 jari kayu manis, 4, lembar daun jeruk purut, 5 biji kemukus, gula aren secukuprnvya, dicuci dan dipotong-potong seperlurrya. Tambahkan 5 gellas air, rebus sampai tersisa 3 gelas. Hangat-hangat disaring, minum, Sehari 3 x 1 gelas.

Masuk angin: 10 tetes minyak cengkeh diseduh dengan 1/4 cangkir air panas , tambahkan 1 sendok makan madu, aduk sampai merata. Hangat-hangat diminum. Lakukan 2‑3 kali sehari.

Mual:  Beberapa butir cengkeh diseduh, minurn sebagai teh.

TANAMAN BERKHASIAT OBAT IV ‑ 37